Minggu, 07 Maret 2010

Anjing dan Hukumnya Menurut Islam

Fiqih Kuliner


Asslaamulaikum Warohmatullahi wabarokatuh.

Ustadz, saya mohon penjelasan tentang dasar hukum haramnya anjing, karena dalam QS Al-Maidah ayat ke 3 hanya menjelaskan tentang daging babi. Lalu bagaimana halnya dengan kisah Ashhabul Kahfi yang membawa anjing dalam persembunyiannya. Demikian pertannyaan saya. Jazakallah khoiron katsiro atas jawaban Ustadz.

Jawaban:

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Hukum yang terkait dengan najisnya air liur anjing bukan didasarkan pada ayat Al-Quran tetapi didasarkan dari sunnah nabawiyah. Kalau anda cari di dalam Al-Quran, tidak akan didapat dalilnya.

Tetapi di luar Al-Quran, kita punya sumber syariah yang lain, yaitu Sunnah Nabawiyah. Sunnah nabawiyah adalah semua perbuatan, perkataan dan hal yang didiamkan oleh Rasulullah SAW.

Sama dengan Al-Quran, kedudukan sunnah nabawiyah pada hakikatnya adalah wahyu dari Allah juga, tetapi beda format dibandingkan dari Al-Quran. Tidak boleh kita membedakan dalil yang terdapat yang ada di dalam Al-Quran dengan dalil yang terdapat di dalam hadits.

Bukankah di dalam Al-Quran tidak pernah disebutkan bahwa dalam sehari semalam kita wajib shalat sebanyak lima kali dan 17 rakaat? Bukankah di dalam Al-Quran juga tidak disebutkan najisnya (maaf) kotoran manusia dan juga air kencing? Lalu kalau tidak disebutkan di dalam Al-Quran, apakah kita akan bilang bahwa air kencing dan kotoran manusia itu suci boleh dimakan? Dan apakah kita akan mengatakan bahwa kalau seseorang habis buang air kecil dan besar, boleh langsung solat hanya karena di dalam Al-Quran tidak disebutkan kenajisannya?

Dalam memahami syariah Islam, kita diharamkan hanya berdalil pada Al-Quran saja tanpa melihat kepada sunnah nabawiyah. Kufur kepada sunnah nabawiyah sama saja artinya dengan kufur kepada Al-Quran. Karena sunnah nabawiyah itu bersumber dari wahyu Allah SWT juga.

Dalil Najisnya Air Liur Anjing

Adapun dalil dari sunnah yang telah diterima semua ulama tentang najisnya air liur anjing adalah sebagai berikut:

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,`Bila seekor anjing minum dari wadah milik kalian, maka cucilah 7 kali. (HR Bukhari 172, Muslim 279, 90).
Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,`Sucinya wadah kalian yang dimasuki mulut anjing adalah dengan mencucinya 7 kali." Dan menurut riwayat Ahmad dan Muslim disebutkan salahsatunya dengan tanah." (HR Muslim 279, 91, Ahmad 2/427)
Maka seluruh ulama sepakat bahwa air liur anjing itu najis, bahkan levelnya najis yang berat (mughallazhah). Sebab untuk mensucikannya harus dengan air tujuh kali dan salah satunya dengan menggunakan tanah.

Siapa yang menentang hukum ini, maka dia telah menentang Allah dan rasul-Nya. Sebab Allah SWT dan Rasulullah SAW telah menegaskan kenajisan air liur anjing itu.
Khilaf Dalam Penetapan Najisnya Tubuh Anjing Seluruh ulama telah membaca hadits-hadits di atas, tentunya mereka semua sepakat bahwa air liur anjing itu najis berat.
Namun yang disepakati adalah kenajisan air liurnya. Lalu bagaimana dengan kenajisan tubuh anjing, dalam hal ini umumnya ulama mengatakan bahwa karena air liur itu bersumber dari tubuh anjing, maka otomatis tubuhnya pun harus najis juga. Sangat tidak masuk akal kalau kita mengatakan bahwa wadah air yang kemasukan moncong anjing hukumnya jadi najis, sementara tubuh anjing sebagai tempat munculnya air liur itu kok malah tidak najis.
Namun kita akui bahwa ada satu pendapat menyendiri yang mengatakan bahwa tubuh anjing itu tidak najis. Yang najis hanya air liurnya saja. Karena hadits-hadits itu hanya menyebut air liurnya saja, tidak menyebutkan bahwa badan anjing itu najis. Pendapat ini dikemukakan oleh para ulama kalangan mazhab Malikiyah. Meski kurang masuk akal, namun kita hormati pendapat mereka dengan alur logika berfikirnya.
Namun yang pasti, ulama kalangan mazhab Maliki tidak pernah menolak dalil dari sunnah nabawiyah. Mereka bukan ingkarussunnah yang hanya memakai Quran lalu kafir kepada hadits. Mereka adalah mazhab fiqih yang beraliran ahlussunnah wal jamaah juga.
Lebih dalam tentang bagaimana perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang kenajisan anjing ini, kita bedah satu persatu sesuai apa yang terdapat dalam kitab-kitab fiqih rujukan utama.

a. Mazhab Al-Hanafiyah

Dalam mazhab ini sebagaimana yang kita dapat dikitab Fathul Qadir jilid 1 halaman 64, kitab Al-Badai` jilid 1 halaman 63, disebutkan bahwa yang najis dari anjing ada tiga, yaitu: air liur, mulut dan kotorannya. Sedangkan tubuh dan bagian lainnya tidak dianggap najis. Kedudukannya sebagaimana hewan yang lainnya, bahkan umumnya anjing bermanfaat banyak buat manusia. Misalnya sebagai hewan penjaga atau pun hewan untuk berburu. Mengapa demikian?

Sebab dalam hadits tentang najisnya anjing, yang ditetapkan sebagai najis hanya bila anjing itu minum di suatu wadah air. Maka hanya bagian mulut dan air liurnya saja (termasuk kotorannya) yang dianggap najis.

b. Mazhab Al-Malikiyah

Seperti sudah disebutkan di atas, nazhab inimengatakan bahwa badan anjing itu tidak najis kecuali hanya air liurnya saja. Bila air liur anjing jatuh masuk ke dalam wadah air, wajiblah dicuci tujuh kali sebagai bentuk ritual pensuciannya.
Tetapi karena dalil sunnah nabawiyah tidak menyebutkan najisnya tubuh anjing, maka logika fiqih mereka mengantarkan mereka kepada pendapat bahwa tubuh anjing tidak najis.
Silahkan periksa kitab Asy-Syarhul Kabir jilid 1 halaman 83 dan As-Syarhus-Shaghir jilid 1 halaman 43.

c. Mazhab As-Syafi`iyah dan Al-Hanabilah

Kedua mazhab ini sepakat mengatakan bahwa bukan hanya air liurnya saja yang najis, tetapi seluruh tubuh anjing itu hukumnya najis berat, termasuk keringatnya. Bahkan hewan lain yang kawin dengan anjing pun ikut hukum yang sama pula. Dan untuk mensucikannya harus dengan mencucinya tujuh kali dan salah satunya dengan tanah.
Logika yang digunakan oleh mazhab ini adalah tidak mungkin kita hanya mengatakan bahwa yang najis dari anjing hanya mulut dan air liurnya saja. Sebab sumber air liur itu dari badannya. Maka badannya itu juga merupakan sumber najis. Termasuk air yang keluar dari tubuh itu juga,air kencing, kotoran dan juga keringatnya.
Pendapat tentang najisnya seluruh tubuh anjing ini juga dikuatkan dengan hadits lainnya antara lain:

Bahwa Rasululah SAW diundang masuk ke rumah salah seorang kaum dan beliau mendatangi undangan itu. Di kala lainya, kaum yang lain mengundangnya dan beliau tidak mendatanginya. Ketika ditanyakan kepada beliau apa sebabnya beliau tidak mendatangi undangan yang kedua, beliau bersabda,"Di rumah yang kedua ada anjing sedangkan di rumah yang pertama hanya ada kucing. Dan kucing itu itu tidak najis." (HR Al-Hakim dan Ad-Daruquthuny).

Dari hadits ini bisa dipahami bahwa kucing itu tidak najis, sedangkan anjing itu najis. Lihat kitab Mughni Al-Muhtaj jilid 1 halaman 78, kitab Kasy-syaaf Al-Qanna` jilid 1 halaman 208 dan kitab Al-Mughni jilid 1 halaman 52.
Anjing Ashabul Kahfi
Kisah ashabul kafi yang menghuni gua dan memiliki anjing, sama sekali tidak ada kaitannya dengan hukum najisnya anjing. Ada dua alasan mengapa kami katakan demikian.
Pertama, mereka bukan umat nabi Muhammad SAW. Maka syariat yang turun kepada mereka tidak secara otomatis berlaku buat kita. Kecuali ada ketetapan hukum dari Rasulullah SAW.
Kedua, kisah itu sama sekali tidak memberikan informasi tentang hukum tubuh anjing, apakah najis atau tidak. Kisah itu hanya menceritakan bahwa di antara penghuni gua, salah satunya ada anjing.
Dan memelihara anjing dalam Islam tidak diharamkan, terutama bila digunakan untuk hal-hal yang berguna. Seperti untuk berburu, mencari jejak dan sebagainya. Bahkan kita dibolehkan memakan hewan hasil buruan anjing telah diajar. Al-Quran mengistilahkannya dengan sebutan: mukallab.

Mereka menanyakan kepadamu, "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" Katakanlah, "Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu. Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya.(QS. Al-Maidah: 4)

Menurut para ahli tafsir, yang dimaksud dengan binatang buas yang telah diajar dengan melatihkan untuk berburu di dalam ayat ini adalah anjing pemburu. Tentu bekas gigitannya pada tubuh binatang buruan tidak boleh dimakan. Tapi selain itu, hukumnya boleh dimakan dan tidak perlu disembelih lagi.
Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc

161 komentar:

  1. kenapa klw air liurnya najis terus badannya najis dengan alasan keluar dari badannya, sedangkan air kencing dan kotoran juga najis dan keluar dari badan, klw bgt semua binatang bahkan kita bisa najis juga dunk...apakah ada esensi lain yang menyebabkan dinajiskan air liurnya?... saya lebih setuju pendapat 1 dan 2,atau ada tambahan dlm keterangan pendapat yg ketiga...dan mslh nabi gak datng ke rumah yg ada anjingnya apa karena najis atau bgmana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Smoga bisa Membantu
      Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah SAW bersabda, “Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.”

      Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah bekasnya lalu basuhlah wadah itu tujuh kali.”
      (HR.Muslim)
      Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang memegang anjing, maka pahala amal (ibadahnya) setiap hari akan berkurang satu qirath (1 inchi/2,5cm), kecuali anjing penjaga atau anjing peliharaan.” (HR.Bukhari dan Muslim)



      Hadis yang disabdakan oleh Rasulullah SAW diatas menunjuk pada dua hal:
      Keharusan mengerik wadah yang dijilat dengan anjing
      Menyucikan wadah bekas jilatan anjing dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.
      Penemuan ilmiah
      Berkaitan dengan hadis tadi, para dokter menjelaskan bahwa :
      Hikmah tujuh kali basuhan yang salah satunya dengan tanah dalam menghilangkan najis anjing adalah bahwa virus anjing itu sangat kecil dan lembut. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air liur anjing yang mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah.
      Secara ilmiah, tanah mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman. Ilmu kedokteran modern telah menetapkan bahwa tanah mengandung dua materi : tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.
      Beberapa dokter peneliti terdahulu memperkirakan bahwa tanah kuburan mengandung kuman-kuman tertentu yang berasal dari bangkai-bangkai mayat yang dikubur, dengan asumsi berdasarkan suatu fakta bahwa banyak manusia yang matinya karena penyakit yang ditularkan melalui kuman. Namun sekarang, eksperimen-eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman yang membahayakan. Jika tidak, tentu kuman akan banyak dan menyebar kemana-mana. Padahal jauh sebelum ilmu kedokteran modern menemukan kesimpulan tersebut, 14 abad yang lalu Nabi Muhammad SAW telah mengukuhkan hal itu dalam hadist-hadistnya. SUBHANALLAH
      dr.Al-Isma’lawi Al-muhajir mengatakan bahwa penemuan baru dalam ilmu kedokteran menguatkan apa yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW. Ketika itu para Dokter mengingatkan untuk berhati-hati saat menyentuh anjing dan mencandainya. Begitu pula untuk waspada jika terkena cairan yang keluar darinya berupa air liur yang dapat mengakibatkan buta. Para dokter spesialis hewan mengungkapkan bahwa mendidik anjing dan berinteraksi dengan cairan-cairan berupa kotoran, air kencing dlsbg, dapat menularkan sebuah virus yang disebut tockscharacins. Virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.
      Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 60 ekor anjing, dr Ian Royt seorang dokter spesialis hewan di London, Inggris menyimpulkan bahwa seperempat binatang tersebut membawa telur-telur ulat di cairan-cairan yang keluar darinya. Ia menemukan 180 sel telur ulat dalam 1 gram bulunya. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan yang di temukan di lapisan unsur tanah. Seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kukman yang tumbuh berkembang. 3 diantaranyadapat matang cukup dengan menempelkannya pada kulit.

      Hapus
    2. Laporan para ahli yang di publikasikan oleh surat kabar di Inggris Daily Mirrormenyatakan bahwa sel-sel telur dari ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 milimeter. Ia akan berpindah dengan mudah saat bersentuhan dengan anjing atau mencandainya. Ia akan terus tumbuh berkembang dengan pesat pada bagian yang terletak di belakang mata. Sebagai langkah antisipasi, para Dokter menganjurkan untuk membasuh kedua tangan dengan baik, sebelum makan dan setelah bermain dengan anjing.Ini terutama ketika data statistik di USA menyebutkan bahwa terdapat 10000 orang yang terkena virus ulat tersebut. Kebanyakan adalah anak-anak.

      Karena pada setiap harinya, anjing sering menjilati tubuhnya. Inilah yang memindahkan kuman-kuman pada kulit, mulut dan air liurnya. Dengan begitu anjing berbahaya terhadap kesehatan.

      Menurut dr. Abd Al Hamid Mahmud Thahmaz, secvar ailmiah anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan. Karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak di dalam ususnya. Ulat itu mengeluarkan telur-telur bersamaan dengan keluarnyakotoran anjing. Ketika anjing menjilati pantatnya maka telur-telur ulat tersebut akan berpindah padanya kemudian dari jilatan anjing inilah telur-telur ulat itu akan berpindah pada wadah, piring dan tangan para pemilikny adiantaranya ada yang masuk kedalam perut lalu menuju ke pencernaan. Kemudian kulit ular-ular itu terkelupas dan keluarlah anak-anak ulat yang langsung bercampur baur dengan darah dan lendir.

      Akhirnya merambat pada semua bagian organ tubuh terutama hati yang merupakan target utama dari organ-organ yang ada di dalam tubuh. Ulat-ulat itu berkembang di anggota tubuh yang di masukinya.

      Sekelompok dokter menjelaskan bahwa ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia melalui air liur anjing. Paru paru yang terkena ulat echinococcosis. Ulat ini dapat berkembang di dalam kantong yang penuh cairan selama bertahun-tahun. Dengan demikian penyakit menular itu dapat berpindah dari anjing kepada manusia.

      SUBHANALLAH, 1400 tahun yang lalu Nabi Muhammad SAW telah menegaskan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya.
      Apakah nabi kita mengetahui ilmu kedokteran modern ini ataukah Allah SWT yang membimbingnya langsung???

      Hapus
    3. sumber.
      http://windzhe.blogspot.com/2011/04/alasan-mengapa-anjing-najis.html

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  2. maaf perasaan anjing gak berkeringat

    BalasHapus
    Balasan
    1. salah anda bung..anjing punya keringat di negara china dan amerika bila musim panas bulu anjing di cukur bersih karena merasa kepanasan..dan berkeringat bau nya busuk..

      Hapus
    2. bloon luh, dah salah ngotot, anjing ga punya kelenjar keringat tau ! kringat dari mana? dari pala lu!

      Hapus
    3. kebnykn aturan+perintah manusia diluar ajaran alquran!!

      Hapus
    4. Anjing itu berkeringat, tapi yang namanya hewan keringatnya ga seperti manusia, jadi jangan bodoh ya

      Hapus
    5. Lu semua bego .. intinya anjing tu najis .. gitu aja didebatin...
      Klo lu mau pegang yg tinggal pegang .. klo ga mau ywdah

      Hapus
  3. Salam

    Kayaknya dakwah bahwa Anjing adalah Najis itu mengada-ada oleh sebagian pihak, padahal di AlQuran sendiri tidak menerangkan bahwa anjing itu najis, justru ia membantu manusia, kalau Allah kata "Anjing adalah Haram atau Najis" itu jelas perkatan Rabb kita, ini tidak ada sama sekali di AlQuran berkata begitu, padahal jelas sekali AlQuran menerangkan ke kita, kenapa banyak sekali mengatakan bahwa Anjing itu Najis terlalu mengada-ada sekali sebagian orang...

    Sekali lagi Anjing adalah TIDAK NAJIS

    Diingat Nabi kita wafat 11 hijiriah dan sebelum wafat Baginda mengikuti semua Allah suruh dan Allah wahyukan ke Baginda, ga mungkin Baginda mengada-ada selain yang Allah suruh, kata najis baru muncul setelah Baginda wafat 200th kemudian (kemungkinan dari yang bilang Najis itu pernah di gigit oleh Anjing dan jadi Benci makanya Anjing di bilang Najis) Allah saja yang tahu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf,, kan sudah di terangkan dalam hadis nabawiyyah di atas, bahwa pengikut kita adalah RosulAllah, bukan nabi yang lain, Nabi muhammad memberikan nash najis pada anjing, maka umatnya harus mengikutinya,
      klw anda umat Nabi muhammad maka Najis.!, klw tidak najis berarti anda bukan umat rosul.
      paham pora,,

      Hapus
    2. xaveria ini, maaf, telmi / oon banget... tadi sudah dijelaskan bahwa kita jangan hanya melihat dari Qur'an saja sebagai acuan hukumnya. Sunnah Nabi juga kita imani.. kalau xaveria non muslim, jangan sekali-kali campur tangan urusan hukum dalam Islam !

      Hapus
    3. kalau anjing dolo itu kena rabies dll,
      maka dari itu rosullah melarangnya..
      sekarang anjing bersih2 , malah ada salonnya..
      ada

      Hapus
    4. berarti klo dia digigit nyamuk,nyamuk jadi haram donk wkwkwk...
      gw lebih setuju klo anjing ga najis

      Hapus
    5. ah rusak ni orang initial F sama E...

      Hapus
    6. enak banget ngomong gw lebih setuju anjing gak nasji - EMANG ISLAM AGAMA NAFSU, HUKUM BISA DISESUAIKAN OLEH NAFSU MASING MASING

      Hapus
  4. Perbedaan (pendapat) boleh saja terjadi ,tetapi janganlah sampai terjadi permusuhan ,hanya karena beda"nya pendapat .Perbedaan (pendapat) boleh saja terjadi ,tetapi janganlah sampai terjadi permusuhan ,hanya karena beda"nya pendapat .

    BalasHapus
  5. Apabila anjing di haramkan kenapa anjing termasuk salah satu binatang yang masuk surga, tolong beri jawaban

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah... ini gmana hayo ada yg bisa jawab gak??

      Hapus
    2. lah.. makhluk hidup semua yang tidak berakal (tumbuhan, hewan) dimungkinkan untuk masuk surga.
      tapi, untuk manusia (makhluk hidup yang berakal) tergantung dari imannya dan nilai pahala mereka.

      sama seperti komen yang diatas-atas dan dibawah-bawah.. ini suatu perbedaan sudut pandang. silahkan evaluasi lagi. jangan paksakan sudut pandang anda kepada orang yang berbeda sudut pandangnya dari anda. :D

      Hapus
    3. goblok banget ne orang nanya ngak pake otak apa lagi deidara seto ngak punya tuhan kali yaa ...

      Hapus
    4. 1.
      emang kriteria yang boleh masuk surga apa sih?
      2.
      apa bener yang najis nggak boleh masuk surga?

      Hapus
  6. " Logika yang digunakan oleh mazhab ini adalah tidak mungkin kita hanya mengatakan bahwa yang najis dari anjing hanya mulut dan air liurnya saja. Sebab sumber air liur itu dari badannya. Maka badannya itu juga merupakan sumber najis. "

    lha kalo manusia kencingnya najis, berarti badan manusia juga najis dong ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. manusia kn punya otak untuk berpikir kalo dia kotor, bau, kena apa ke sampai tubuhnya kotor pasti dia ngebersihin pake air atau mandi, lah kalau anjing punya otak tapi kaga bisa mikir suruh aja di mandi bisa ngak loe suruh amit2 deh dia ampe mau mending guling di tanah biar nambah kotor lagi

      Hapus
    2. berarti anda menyamakan manusia dengan anjing???
      tolol. AnonimSelasa, 06 September 2011 02:39:00 WIB

      Hapus
    3. ANJING KLO MANDI KAN DENGAN CARA MENJILATI SELURUH TUBUHNYA BERARTI TUBUH SI ANJING UDAH DIPENUHI AIR LIUR NYA APAKAH KLO KITA PENGANG TU ANJING KITA GAK BAKAL KENA AIR LIURNYA/NAJIS

      Hapus
    4. Kucing juga mengeluarkan kencing dan kotoran, tapi kenapa badan kucing tidak otomatis najis???

      Hapus
  7. kenapa air liur anjing najiz???
    memang sohih tapi apa bedanya air liur anjing dan kucing dan sapi
    kok air liur kucing dan sapi tidak najizzzz???

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena alquran dan hadist ngak pernah tuh menulis najis kucing dan sapi pake otak loe jangan cuma makan aja

      Hapus
    2. karena yg bilang najis itu dia pernah digigit anjing,,sekalian aja mendingan mati aja sekalian yg digigit anjing biar ga bilang anjing najis..coba klo dia ketabrak sapi,mungkin sapi jadi najis wkwkwwkwk

      Hapus
    3. ehhh pantes initial f bilang anjing gak najis....

      LIAT AJA LENGAN NYA

      Hapus
    4. @ faizal rachman: namanya bgs bgt lho,tp tdk tau agama sm sekali..wowwwww???

      Hapus
  8. "Dalam memahami syariah Islam, kita diharamkan hanya berdalil pada Al-Quran saja tanpa melihat kepada sunnah nabawiyah."
    Ini sebuah jawaban yang mengerikan menurut saya. Seperti sebuah bentuk Islam baru.

    Jawaban sederhana untuk pertanyaan ini, bahkan saya mendapatkan jawaban ini dari seorang kafir yang menurut saya masuk akal. Dan jujur saya tidak tahu kebenarannya.

    Jaman dahulu di Arab, tidak ada kuburan. Terutama saat terjadi perang, puluhan ribu menjadi korban. Yang dilakukan adalah membuat lubang besar disebuah gurun, dan dikuburkan semua disitu. Angin gurun yang besar mampu mengikis pasir, dan akhirnya mayat dicium oleh anjing, digali dan dimakannya. Dan tentu saja anjing terutama mulutnya dianggap najis saat itu.

    Dan lucunya Al-Kahf menyertakan dalam kisahnya anjing sebagai pahlawan.

    BalasHapus
  9. nabi membolehkan anjing untuk berburu, misal anjing berburu kelinci, kira2 bagaimana anjing tsb menangkap kelincinya untuk majikannya?? bukannya secara logika akan menggunakan gigitan dan kena air liurnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi kn daerah yg di makan bukan di daerah gigitanya bego

      Hapus
    2. kasar amat balasnya pake bego segala. logikanya kalo anjing yg nangkap kelinci ga cuma di gigit doang kali, tapi anjing pasti mengendus2 seluruh badan kelinci tersebut, dan ini pasti terkena air liurnya... truus apaanya yang di makan????
      jadi yang bales pake kata BEGO itu pinternya semana ??

      Hapus
    3. udah di jelasin bego...manusia punya akal..anjing kagak....
      kalo anjing angkep hewan buruan kan bakalan di cuci tuh najis mugholadohnya....kecuali yang punya anjing elu..langsung aja lu makan mentah...

      Hapus
    4. woi pada ngomong bego beraninya cuma di internet,,,tai lo

      Hapus
    5. lo ngomong "TAI" beraninya di mana ,,,
      hahahaha

      Hapus
    6. Bagi yang punya akal, saya punya pertanyaan:
      Pengalaman, saya lagi duduk di teras pojok masjid sambil menunggu datangnya waktu sholat, Setelah adzan, saya sholat dhuhur.
      Dilain hari saya datang ke masjid itu lagi, Sambil duduk2, ada bapak2 lg ngepel lantai masjid, Saya bertanya "pak, kok lantainya dipel berulang kali??". kata bapak2nya "Kemarin pagi ada anjing yang tiduran di pojok teras (teras yang saya duduki)".
      Nahh, dari itu, bagaimana hukum sholatnya yang kemaren saya tunaikan???
      Terima kasih

      Hapus
    7. Allah Maha Pema'af.. anda kan posisinya tidak tahu kalo disitu sebelumnya ada anjing ?? jadi ya tak apa2, sebagaimana (saya umpamakan) di zaman Rasulullah dulu umat muslim yang menyesali memakan harta riba ketakutan akan laknat Allah, akan tetapi Allah mengampuninya dikarenakan pada dulunya tidak ada ketentuan tentang riba yang ada padanya dan mereka tidak tau.

      Hapus
  10. air kencing manusia juga najis, tapi apakah tubuh manusia juga najis?

    BalasHapus
  11. Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah. Perhatikan sabda Rosulullah berikut :

    Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
    Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.


    Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
    Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali. (HR. Muslim)

    hingga kebanyakan org khususnya Islam,mengharamkan anjing...
    sebetulnya,yg berfikir anjing haram adalah org2 yg tidak mau berusaha membuka mata pikirannya,yg dimaksud haram itu apa??

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener cuii . makan daging babi haram juga karena daging babi ada penyakitnya .

      melihara anjing harus dilihat dulu dari segi manfaat dan kerugiannya , klo lebih manfaat buat kita gak ada masalah yah di pelihara, tp klo merugikan yah dijauhi...

      Hapus
    2. Kalo alasan anjing haram karena di air liur anjing ada virusnya sehingga bisa menimbulkan penyakit, Merokok juga sangat buruk bagi kesehatan manusia, menimbulkan penyakit. Trus kenapa merokok tidak haram???

      Hapus
  12. assalamualaikum,
    memang umat Islam harus mengacu ke Al Quran, Hadist, dan pendapat ulama, karena itu artikel ini saya anggap cukup baik (selanjutnya harus ditelusuri kebenaran hadis2 yang dikutip yaaa, kalau memang sahih, ya berarti artikel ini baik). menyangkut najis yg berasal dari liur anjing kemudian otomatis tubuh anjing -- sebagai tempat asal keluarnya liur --- itu menjadi najis, saya berpendapat bahwa kemungkinan besar YA. apabila yg dimaksudkan najis yang berarti haram untuk dimakan, itu sangat masuk akal. contoh gampangnya: urine manusia itu najis, tempat berasalnya urine itu adalah tubuh manusia, tubuh manusia itu HARAM untuk dimakan (tapi istilahnya bukan najis yaa?! btw, coba liat al maidah deh) nah, saya sebagai orang yg kebetulan ingin memelihara anjing, mencari2 info yg berkaitan dengan anjing dan hukum2nya dalam Islam. mudah2an kita bisa mencoba berpikir dan mendapatkan secercah cahaya dengan mencari info lewat iternet, buku2, dan mungkin lebih bagus lagi kalau bertanya langsung pada ulama dan ahli2 agama yg jelas lebih banget pengetahuan Islamnya daripada kita....
    kawan2,jangan memicu perpecahan ya dengan kata2 yg kasar dan meremehkan. ini baru membahas anjing loh, bukan membahas negara, heheheh...

    BalasHapus
  13. kok harus di cuci 7 kali ya.... apa kalau kurang dari 7 kali kurang bersih... atau kalau lebih dari 7 kali terlalu bersih... soalnya bunyi hadistnya 7 kali...

    BalasHapus
  14. Pertanyaannya "Mengapa air liur anjing itu dikatakan najis? apakah ada mengandung bakteri, virus atau apa?" Dan perlu kita ketahui bahwa anjing juga adalah mahluk ALLAH.swt. Bahwa juga disebutkan bahwa semua binatang, bahkan yang terjelekpun akan masuk surga. Dan kita juga perlu untuk mengetahui bahwa anjing memiliki perasaan yang peka dan tidak ada kepura-puraan ataupun kebohongan dari mereka, "apakah semua manusia begitu?" hehehe...
    Menuruta saya memelihara anjing untuk seorang muslim tidak masalah, selama dia bisa menjaga, mendidik anjingnya sehingga tidak merugikan orang lain.

    BalasHapus
  15. Saya mau berbagi ilmu disini. Saya pengagum hewan anjing, hewan ciptaan Allah SWT. Sampai saat ini saya masih mengejar ilmu tentang misteri anjing didalam agama islam... Berikut dibawah ini beberapa hadits yang saya dapatkan dalam pembelajaran saya.
    ---------------------------------------------------------
    1. HR. Bukhari [Bukhari: 46-Kitab Al Muzaro’ah, 3-Bab Memelihara Anjing untuk Menjaga Tanaman]
    - Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    من أمسك كلبا فإنه ينقص كل يوم من عمله قيراط إلا كلب حرث أو ماشية
    “Barangsiapa memelihara anjing, maka amalan sholehnya akan berkurang setiap harinya sebesar satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud), selain anjing untuk menjaga tanaman atau hewan ternak.”
    - Ibnu Sirin dan Abu Sholeh mengatakan dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,
    إلا كلب غنم أو حرث أو صيد
    “Selain anjing untuk menjaga hewan ternak, menjaga tanaman atau untuk berburu.”
    - Abu Hazim mengatakan dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    كلب صيد أو ماشية
    ”Selain anjing untuk berburu atau anjing untuk menjaga hewan ternak.”

    2. HR. Muslim: 23 Kitab Al Masaqoh
    - Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ ضَارِى نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ
    “Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak dua qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).”

    An Nawawi membawakan hadits di atas dalam Bab “Perintah membunuh anjing dan penjelasan naskhnya, juga penjelasan haramnya memelihara anjing selain untuk berburu, untuk menjaga tanaman, hewan ternak dan semacamnya.”

    3. HR. Muslim: 23 Kitab Al Masaqoh
    - Dari Salim bin ‘Abdullah dari ayahnya –‘Abdullah-, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ كَلْبَ صَيْدٍ نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ
    “Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).”

    - Abdullah mengatakan bahwa Abu Hurairah juga mengatakan,
    “Atau anjing untuk menjaga tanaman.”

    An Nawawi membawakan hadits ini dalam bab yang sama dengan hadits sebelumnya.

    5. HR. Muslim: 23 Kitab Al Masaqoh
    - Dari Salim bin ‘Abdullah dari ayahnya –‘Abdullah-, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    أَيُّمَا أَهْلِ دَارٍ اتَّخَذُوا كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ كَلْبَ صَائِدٍ نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِمْ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ
    “Rumah mana saja yang memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak atau anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak dua qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).”

    An Nawawi membawakan hadits ini dalam bab yang sama dengan hadits pertama.

    6. Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin mengatakan,
    “Adapun memelihara anjing dihukumi haram bahkan perbuatan semacam ini termasuk dosa besar -Wal ‘iyadzu billah-. Karena seseorang yang memelihara anjing selain anjing yang dikecualikan (sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits di atas, pen), maka akan berkurang pahalanya dalam setiap harinya sebanyak 2 qiroth (satu qiroth = sebesar gunung Uhud).” Syarh Riyadhus Shalihin, [pada Bab “Haramnya Memelihara Anjing Selain Untuk Berburu, Menjaga Hewan Ternak atau Menjaga Tanaman”]
    ---------------------------------------------------------
    Wallaahu a’lam bish-shawwab.
    Hadits-hadits diatas saya dapatkan dari berbagai sumber. Setahu saya, hadits-hadits tersebut shahih. Mungkin masih banyak lagi hadits-hadits lain yang menjelaskan tentang anjing dalam agama islam.
    Berkat ilmu-ilmu yang saya dapatkan ini, dari Al-Qur'an dan juga hadits dan sunnah, saya tambah mengagumi hewan anjing ciptaan Allah SWT.
    Semoga bermanfaat. Maaf jika ada salah-salah ketik. Semoga Allah SWT memberikan kita pemahamaan akan hal ini. Amin...

    BalasHapus
  16. Mohon Maaf sblmnya,Saya seorang Muslim tpi bkrja di Kepolisian sebagai Pelatih Anjing Pelacak dan Deteksi Polisi (K-9 Squad)yg saya pelajari ttg anjing adalah Anjing itu dinajiskan air liurnya karena pada dasarnya Anjing itu sama seperti Babi,yaitu dia sering memakan kotorannya sendiri,dan Anjing itu tidak memiliki Pori2 kulit, sehingga keringat dan uap tubuh itu hanya keluar lewat mulut anjing,sehingga ada bakteri2 yang harusnya klr dri kulit anjing malah keluar dri mulut anjing,sehingga dapat menimbulkan indikasi bahwa anjing trsebut trkena penyakit rabies,sdgkan rabies trsebut dapat membahayakan manusia....

    BalasHapus
  17. Masalah najis masih bisa di sucikan, gampang kan, asal jangan diharamkan saja karena hukumnya sangat berat mengharamkan apa yang halal dan menghalalkan apa yang haram tanpa keilmuan yang cukup mendalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. parah kelewat batas ini komen ente yang ngak baca di atas apa judulnya bisa2 ente kualat bukan mengharamkan tapi menajiskan pake otak dong

      Hapus
  18. tong pasini surga jeng neraka bae... urusan Allah etamah, nu jelas anjing mah najis, bagi yg tdk sefaham jgn saling menjatuhkan..., sebab surga dan neraka itu urusan Rahiim-Nya Allah swt. jd siapa aja yg Dia kehendaki masuk surga atau neraka tdk ada yg tahu, Wallahu`alam ....

    BalasHapus
  19. maaf bukannya saya bermaksud apa2, menurut saya anjing hewan sahabat manusia terbaik, dari sisi manapun, dan saya setuju bahwa anjing bukanlah najis dan haram karena air liurnya, mungkin jaman dahulu vaksin penyakit anjing blum di temukan sehingga kanjeng nabi menyuruh umatnya bila ada anjing minum dari wadah makanan kita emang harus di bersihin 7x biar ga terkena penyakit dari anjing itu. sekarang udah di temukan vaksinnya boss, jadi penyakit anjing dapat di tanggulangi, jangankan anjing, bila ada kucing yang minum memakai wadah kita, pasti kita juga jijik memakai wadah itu untuk minum atau makan yang bekas kucing itu tanpa di cuci. iy kan? kanjeng nabi juga ga terang2an menghimbau pada umatnya kalo anjing itu haram atau najis, ini kan hanya berupa hadist atau kesaksian? ibaratnya kanjeng nabi menyuruh umatnya makan nasi goreng dan bertanya rasanya kepada umatnya, saya yakin pendapat umatnya pasti berbeda dengan kanjeng nabi.

    BalasHapus
  20. .guys,, kalau dalam islam anjing itu najis,,, kenapa harus dihidupkan???
    kan malah kasihan kalau dia hidup tetapi hanya untuk di anggap najis di dunia,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. kenapa ada orang kulit hitam??kalo cuma jadi bahan rasis...kenapa ada babi, kenapa ada ular, kenapa ada anda...jawabannya supaya manusia yang dikasih akal itu berfikir...gunakan akal anda....

      Hapus
  21. .guys,, kalau anjing itu dalam islam dianggap najis, kenapa harus dihidupkan???
    kan kasihan kalau dia dihidupkan hanya untuk dianggap najis,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk menguji seberapa besar iman UmatNya

      Hapus
    2. yang nguji tu biasanya guru kpd murid, orang tua kpd anak, kenapa? krn guru dan orang tua adlh manusia, mereka menguji utk mengetahui yg diujinya, krn mrk tidak maha tahu. Klo Allah kan maha tahu, utk apa menguji??? kan hasil ujiannya Allah pasti sdh tahu.

      Hapus
  22. Gakk ngertii maksut yg di omongkan...trs sapi yg berliur gmn dong...trs kucing jg pny taring,

    BalasHapus
  23. anjing adalah ciptaan Allah SWT. anjing diciptakan dengan fungsinya bagi manusia untuk menjaga ternak, menjaga tanaman, berburu, seperti dalam hadits.....udah bermanfaat buat manusia, kok malah di najis kan sih....kasian banget deh lo anjing....gigit aja tuh orang orang yang menganggap anjing itu najis...biar nyaho!!! kucing aja sumber penyakit gak di najiskan....banyak virus yang berasal dari kucing....kok gak najis? pilih kasih ah...ntar Allah SWT pilih kasih juga tau rasa!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. bacalah, pahami, dan amalkan bukankah jelas di katakan mana yg boleh mana yg tidak, ALLAH SWT menguji umatnya seberapa taat keimanannya

      Hapus
  24. Kasihan sekali ya yang mengira anjing itu haram dan najis.. Padahal anjing itu ciptaan Allah juga, belum lagi anjing itu sudah terbukti hewan yang paling setia pada manusia, anjing tidak pernah melukai majikannya beda dengan kucing yang kadang suka mencakar.. Secara logika, kalau memang haram mengapa anjing itu setia? Mengapa diciptakan juga dengan bentuk yang lucu-lucu? Mengapa anjing itu mudah dilatih dan penurut? Logika lagi, siapa yang bilang itu haram dan najis? Rasulkah? Atau Tuhankah? Kalau memang iya, dimana letak bukti? Secarik kertas yang tertuliskah? Kl memang iya, apakah ada kebenarannya? Setau saya anjing najis dan haram itu menjalar karna mulut ke mulut, dan islam di indonesia sudah kacau, terlalu berlebihan (saya jg islam, sedih lihatnya). Real dong guys, jangan terlalu fanatik, di mekah aja banyak yang pelihara anjing, bahkan anak2 jg banyak yang bermain dengan anjing... Kasihan orang yang berfikiran dangkal, anjing itu sekarang sudah maju, dia bisa divaksin, ada obat2 yang menghilangkan sakitnya, berbeda dengan anjing liar, kalau anjing liar wajar diharamkan dan najis, karna Anjing tersebut tidak bisa dikatakan bersih, dia sembarangan dan kesehatan belum terjamin, tapi kalau anjing peliharaan dari makanan, minuman, obat, mandi semua rawat oleh majikannya, pup, pipisnya selalu dibersihkan, jd najis drmana? Gue cuma tersenyum lebar bagi para islam yang berlebihan, terlalu fanatik ... Apapun yg berlebihan itu ga baik, pada fanatik sama agama. Tapi gue membenarkan perihal babi, karna sudah jelas babi mengandung cacing pita, tapi itu kembali lagi ke personalnya.. Bagi saya apapun halnya itu, itu urusan individu, asalkan dia nyaman dengan pilihannya tak perlu diusik, seperti yg mengaku pembela2 islam contohnya.. Lebaaay abiis... So, buat yang suka sama anjing gue setuju, emang dia itu binatang paling setia, mengerti kita, penurut, smart... Gue juga islam dan pelihara anjing dengan tujuan dijadikan sahabat, sekeluarga menentang tapi saya cuek aja karna bicara soal keyakinan.. Kita islam, tapi keyakinan kita berbeda, yakin saya anjing tidak haram dan najis.. Clear... Senyum lebar bagi yang terlalu melebih2kan soal anjing, pake logika men, realistis.. Belum tentu yang terlalu fanatik sama anjing itu bisa masuk surga...hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. PARAH LU KELUARGA DITENTANG,KUALAT NANTI.

      Hapus
    2. benar broo...!!!emang aneeh niy orang...jangan2 aliran sesat kali ya??

      Hapus
    3. Allah SWT menciptakan segala sesuatu tidak dengan sis-sia. Termasuk anjing, anjing adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT...., anjing juga memberi manfaat bagi manusia, zaman dulu dipakai utk berburu, menarik kereta salju, menjaga ternak, bahkan membuat manusia senang dan tersenyum ketika bermain dengannya. Saya muslim dan saya suka anjing karena dia binatang cerdas dan pintar memahami manusia, tapi sayangnya keluarga saya tidak suka...kecuali almarhum papa saya(dulu papa saya yg pertama kali beliin anjing buat saya...)Selama kita merawatnya dengan benar, penuh kasih sayang dan tidak merugikan orang lain, menurut saya boleh2 saja memelihara anjing...Dulu di dalam kapal Nabi Nuh, beliau juga membawa serta anjing bersama dgn binatang2 lain...Allah juga menciptakan binatang lain yg justru mungkin...kurang menguntungkan manusia seperti kecoa, nyamuk, lipan, kalajengking, ular, dan kucing yg menyebabkan Toxoplasma (tapi ingat... ini sebagian dari misteri Allah...mengapa Allah menciptakan berjenis-jenis hewan bagi manusia?)supaya manusia berfikir tentang kebesaran Allah, supaya manusia senantiasa ingat bahwa segalanya yg ada di bumi dan isinya adalah kehendak sang Maha pencipta beserta misteri-Nya, dan supaya manusia bisa mengambil manfaat dari binatang2 tersebut....Jadi janganlah kita bermusuhan krn masalah binatang. Klo kita mau pelihara anjing ya silahkan, klo tidak mau ya nggk pa pa...Life is beautiful....Buat yang punya anjing, jgn lupa divaksin anti rabies ya...biar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain...Mari ciptakan perdamaian di muka Bumi....

      Hapus
    4. lo merawat anjing dengan benar kenak air liurnya gak?

      Hapus
    5. mudahan sadar mana mungkin nabi kita muhammad SAW mengeluarkan hadist tanpa ada perintah dari ALLAH SWT

      Hapus
    6. Kadang banyak orang merasa lebih pintar dari orang terdahulu, sesungguhnya Allah pasti akan menguji kita, apakah umatnya mau nurut apa nggak, Gitu aja kok Repot...

      Hapus
    7. @AnonimKamis, 06 September 2012 22.45.00 WIB: Perintah Allah jelas sekali tertulis dalam Al Qur'an dan di dalamnya tidak ada ayat yang menjelaskan tentang haramnya memakan anjing (walaupun saya sendiri tidak akan mau krn banyak mudharatnya drpd manfaatnya), atau najisnya anjing sebagai hewan peliharaan

      @All: - Tolong tunjukkan ayat Al Qur'an mana yang menyuruh kita untuk lebih memilih hadits sebagai tuntunan daripada Al Qur'an yang sudah jelas2 redaksi dan asalnya dari Allah SWT langsung? Apalagi kalau karena kita mempermasalahkan hal tersebut membuat pertengkaran dan perselisihan satu dengan yang lainnya..

      @All: Tolong saling menghargai dan selalu waspada dengan provokator yang ingin memecah belah persaudaraan dengan komentar2nya yang tanpa logika dan tanpa dasar yang jelas dan cenderung menggunakan bahasa yang kasar supaya kita 'panas' dan akhirnya tidak berpikir jernih

      Assalammualaikum..

      Hapus
    8. apa mungkin yang di haramkan dari anjing itu karena tingkat kesetiaanNya?

      Hapus
    9. bobbi saevul kamal, buat apa Allah menguji, kan Allah maha tahu, hasil ujiannya pasti Allah sudah tahu, kenapa harus menguji????

      Hapus
  25. AKU MAIN AMAN AJALAH...
    KAN MASIH ADA HEWAN PELIHARAN YANG LAIN

    BalasHapus
  26. agama mu agama mu agama ku agama ku tuh juga berlaku lho buat sesama muslim...intinya satu!!!jalanin aja yg lo percaya.>>demi persatuan dan kesatuan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. KALAU RAGU MENDINGAN GAK USAH PELIHARA ANJING BRO...

      Hapus
  27. wah berarti rada sesat ya?kalau begitu kasian dong hewan anjing kalau di haramkan..pdahal dia hewan yang setia kepada manusia...tapi di musuhi sama umat islam..kalau begitu bt apa anjing di ciptakan?????

    BalasHapus
    Balasan
    1. WAH SIAPA BRO YANG RADA SESAT?

      Hapus
    2. khan enak kl diharamkan. jadi ga boleh dimakan. ntar kalo diharamkan semua pada pengen ngebunuh anjing buat dimakan.

      Hapus
  28. KAMU PELIHARA ANJING UNTUK utk berburu, menarik kereta salju, menjaga ternak, YA?

    BalasHapus
  29. Jangan anda skalian menanyakan pertanyaan yang membuat org lain merasa ragu dengan sunnah rasulullah. beda kan diri kalian wahai umat muslim dengan bani israil karena mereka dulu melakukan hal yg sama seperti kalian. menanyakan dengan beribu pertanyaan bertujuan untuk meragukan umat islam. inallah ma sobirin

    BalasHapus
  30. Air liur anjing dari jenis apapun berbahaya bagi manusia. Persatuan Dokter Kesehatan Anak di Munich-Jerman, mengungkapkan bahwa air liur anjing mengandung berbagai kuman penyebab penyakit. Bakteri tersebut dapat masuk dan menyerang organ dalam manusia melalui sistem terbuka.

    Resiko tertular penyakit kian besar apabila terkena gigitan anjing.

    Bahaya anjing tidak hanya pada liurnya saja.

    Menurut peneliti dari Universitas Munich, menyatakan bahwa memelihara anjing meningkatkan resiko kanker payudara. Peluang dan resiko mengidap kanker oleh karena memelihara anjing jauh lebih besar dibanding memelihara piaraan lain seperti kucing dan kelinci.

    dr. Ian Royt menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya, seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang, tiga di antaranya dapat matang yang cukup dengan menempelkannya pada kulit. Sel-sel telur ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 mm. Data statistik di Amerika menunjukan bahwa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut, kebanyakan adalah anak-anak.
    Secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak dalam ususnya. Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Biasanya penyakit ini berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya.

    Ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia yaitu paru-paru. Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam lainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun.

    Mengapa Harus Dibersihkan Dengan Tanah

    Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.

    Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.

    Menurut Muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.

    Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jawaban anda hebat 100% menjawab pertanyaan kafirun di atas semoga mereka cepat tobat dan insyaf

      Hapus
    2. Orang jerman ama orang US itu jauh lebih cerdas dari lo mas bro.

      Kalo emang anjing dapat menyebabkan wabah pasti akan ditanggulangi / dimusnahkan
      Dan pasti masuk TV

      Kalo info anda ga pasti, anda ga usah sok tau lah.

      Jangan copas2 sembarangan trus lo jadi sok tau itu pasti bener.

      Kalo kata prof Sahetapi

      Anda blajar lagi lahhhhhh !!!!

      Hapus
    3. hahaha,,, sering-sering baca Alqur'an, hadist dan Buku mas biar jangan asal menyanggah "AnonimMinggu, 17 Februari 2013 12.32.00 WIB"

      Hapus
    4. Kalo alasan anjing diharamkan karena menimbulkan penyakit, Merokok juga menimbulkan penyakit, kenapa tidak diharamkan???

      Hapus
  31. lu semua juga manusia NAJIS, KENCING lu BERAK lu itu najis, berarti seluruh badan lu NAJIS

    belom lagi kalo lu lagi kena penyakit, flu, aids, ebola, kurap, panu yg nular melalui, air liur lu, napas lu, sentuhan lu, air peju/urine lu, darah lu dan lain2 itu NAJIS karena lu semuanya nularin penyakit, lu kira badan manusia ga banyak virus, bakteri yg nularin orang lain?? dan malah nularin binatang2 lain. dasar kalian manusia PICIK, mau menang sendiri

    wassalam

    ANJING


    hahahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya ampun ,cuman gara" perkara anjing doang isi komen ni orang sampai sebengininya ...

      WKWKWKWK 1000X

      Hapus
  32. ada ga hadist Rasul atau ayat Al Quran yang menyatakan secara jelas bila liur anjing itu najis yang berat ? maaf bkn kesepakatan para kiai :)
    terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. baca postingan utama mas ,,di sana udah di jelaskan semua @AnonimMinggu, 16 September 2012 11.03.00 WIB

      Hapus
  33. satiap hewan yg d haramkan di alqu'an di pastikan bermasalahah,, apabila di kosumsi uda pasti ada efek yg tidak baik,,, krna alqur'an ilmu yg tdak bisa di fahami dg mudah,, klo di alqur'an bilang haram tolong jngan di protes kwan2 !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kitab Alquran tidak mengharamkan anjing mas, baca lagi, tejemahkan lagi, tafsir lagi.

      Hapus
  34. Mencoba memahami Islam dan Alquran tanpa ilmu pengetahuan yg cukup iyah begini ini. Kalo Alquran mengharamkan memakan daging anjing itu saya setuju 100% karena Alquran adalah Kitab ALLAH seumber dari segala bentuk Tekhnolgi dan Science. Tapi kenajisan tubuh anjing dan liur nya hingga kita harus pontang panting cari tanah dan ngebasuh 7 kali pake air itu itu jelas sekali tolol, Rasulullah menganjurkan itu karena pada waktu itu belum ada SABUN atau Cairan pembunuh kuman lainnya. Dan tolong bedakan anjing2 liar pada waktu itu yg suka memakan bangkai korban perang dan berkeliaran dipadang pasir dengan anjing rumahan jaman sekarang yg perawatannya ditangani dokter hewan, makan dan tempat makananya bersih

    Alquran diturunkan secara bertahap dan diantaranya sesuai dengan kondisi keadaan dimana Rasulullah ditugaskan menyampaikan wahyu ALLAH. Kondisi dan keadaan ini lah yg melahirkan itu namanya hukum Syariah yg notabene berdasarkan keadaan penduduk Jahiliah saat itu, para ulama fundamentalis itulah yg merupakan NENEK MOYANG mereka para ulama fundamental saat ini. Itu 1400 thn yg lalu selang daripada waktu itu hingga sekarang dimana Hadist dan sunah Rasullullah banyak yg dipalsukan atau direkayasa untuk kepentingan politik ( Hanya ALQURAN yg tidak akan dan pernah bisa dipalsukan. Maha benar ALLAH dengan segala firman NYA )maka lahir lah rezim2 mengatas namakan Islam seperti Taliban dll .. saya bisa mengatakan Hukum syariah itu adalah budaya bangsa Arab kuno. Yaa ALLAH selamatkan Nabi besarku junjunganku Muhammad SAW dari fitnah umatnya sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. tambahan, banyak sekarang atas nama Agama tertentu dan katanya dari Kitab tertentu untuk menjelek2an dan menyerang yang tidak sepaham padahal di Kitab itu tidak disebutkan (kalaupun disebutkan cari tafsir yang bijak, semua Ayat ada tujuannya). Akibatnya, masalah Anjing dari masalah ruarrr biasa, bagaimana mau membangun umat jadi makmur kalau tidak mentoleransi perbedaan pikiran yg kita yakini. Nanti diketawain sama ummat lain lho, karena mereka sudah sampai ke bulan. Merenung sebentar.......

      Hapus
    2. udh sampe kebulan belum tentu nantinya nyampe ksurga kan ya...hmmm...merenung jg sambil liat bulan:)

      Hapus
  35. Semoga Dapat Membantu
    Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah SAW bersabda, “Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.”

    Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah bekasnya lalu basuhlah wadah itu tujuh kali.”
    (HR.Muslim)
    Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang memegang anjing, maka pahala amal (ibadahnya) setiap hari akan berkurang satu qirath (1 inchi/2,5cm), kecuali anjing penjaga atau anjing peliharaan.” (HR.Bukhari dan Muslim)


    Hadis yang disabdakan oleh Rasulullah SAW diatas menunjuk pada dua hal:
    Keharusan mengerik wadah yang dijilat dengan anjing
    Menyucikan wadah bekas jilatan anjing dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.

    Penemuan ilmiah
    Berkaitan dengan hadis tadi, para dokter menjelaskan bahwa :
    Hikmah tujuh kali basuhan yang salah satunya dengan tanah dalam menghilangkan najis anjing adalah bahwa virus anjing itu sangat kecil dan lembut. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air liur anjing yang mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah.
    Secara ilmiah, tanah mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman. Ilmu kedokteran modern telah menetapkan bahwa tanah mengandung dua materi : tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.
    Beberapa dokter peneliti terdahulu memperkirakan bahwa tanah kuburan mengandung kuman-kuman tertentu yang berasal dari bangkai-bangkai mayat yang dikubur, dengan asumsi berdasarkan suatu fakta bahwa banyak manusia yang matinya karena penyakit yang ditularkan melalui kuman. Namun sekarang, eksperimen-eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman yang membahayakan. Jika tidak, tentu kuman akan banyak dan menyebar kemana-mana. Padahal jauh sebelum ilmu kedokteran modern menemukan kesimpulan tersebut, 14 abad yang lalu Nabi Muhammad SAW telah mengukuhkan hal itu dalam hadist-hadistnya. SUBHANALLAH
    dr.Al-Isma’lawi Al-muhajir mengatakan bahwa penemuan baru dalam ilmu kedokteran menguatkan apa yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW. Ketika itu para Dokter mengingatkan untuk berhati-hati saat menyentuh anjing dan mencandainya. Begitu pula untuk waspada jika terkena cairan yang keluar darinya berupa air liur yang dapat mengakibatkan buta. Para dokter spesialis hewan mengungkapkan bahwa mendidik anjing dan berinteraksi dengan cairan-cairan berupa kotoran, air kencing dlsbg, dapat menularkan sebuah virus yang disebut tockscharacins. Virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.
    Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 60 ekor anjing, dr Ian Royt seorang dokter spesialis hewan di London, Inggris menyimpulkan bahwa seperempat binatang tersebut membawa telur-telur ulat di cairan-cairan yang keluar darinya. Ia menemukan 180 sel telur ulat dalam 1 gram bulunya. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan yang di temukan di lapisan unsur tanah. Seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kukman yang tumbuh berkembang. 3 diantaranyadapat matang cukup dengan menempelkannya pada kulit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Laporan para ahli yang di publikasikan oleh surat kabar di Inggris Daily Mirrormenyatakan bahwa sel-sel telur dari ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 milimeter. Ia akan berpindah dengan mudah saat bersentuhan dengan anjing atau mencandainya. Ia akan terus tumbuh berkembang dengan pesat pada bagian yang terletak di belakang mata. Sebagai langkah antisipasi, para Dokter menganjurkan untuk membasuh kedua tangan dengan baik, sebelum makan dan setelah bermain dengan anjing.Ini terutama ketika data statistik di USA menyebutkan bahwa terdapat 10000 orang yang terkena virus ulat tersebut. Kebanyakan adalah anak-anak.

      Karena pada setiap harinya, anjing sering menjilati tubuhnya. Inilah yang memindahkan kuman-kuman pada kulit, mulut dan air liurnya. Dengan begitu anjing berbahaya terhadap kesehatan.

      Menurut dr. Abd Al Hamid Mahmud Thahmaz, secvar ailmiah anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan. Karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak di dalam ususnya. Ulat itu mengeluarkan telur-telur bersamaan dengan keluarnyakotoran anjing. Ketika anjing menjilati pantatnya maka telur-telur ulat tersebut akan berpindah padanya kemudian dari jilatan anjing inilah telur-telur ulat itu akan berpindah pada wadah, piring dan tangan para pemilikny adiantaranya ada yang masuk kedalam perut lalu menuju ke pencernaan. Kemudian kulit ular-ular itu terkelupas dan keluarlah anak-anak ulat yang langsung bercampur baur dengan darah dan lendir.

      Akhirnya merambat pada semua bagian organ tubuh terutama hati yang merupakan target utama dari organ-organ yang ada di dalam tubuh. Ulat-ulat itu berkembang di anggota tubuh yang di masukinya.

      Sekelompok dokter menjelaskan bahwa ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia melalui air liur anjing. Paru paru yang terkena ulat echinococcosis. Ulat ini dapat berkembang di dalam kantong yang penuh cairan selama bertahun-tahun. Dengan demikian penyakit menular itu dapat berpindah dari anjing kepada manusia.

      SUBHANALLAH, 1400 tahun yang lalu Nabi Muhammad SAW telah menegaskan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya.
      Apakah nabi kita mengetahui ilmu kedokteran modern ini ataukah Allah SWT yang membimbingnya langsung???

      Sumber:
      http://windzhe.blogspot.com/2011/04/alasan-mengapa-anjing-najis.html

      Hapus
    2. tadinya gak mau comment, tapi tuk sedikit pencerahan: kalau menyebutkan laporan ilmiah bukan katanya2 tetapi harus laporan siapa, tgl berapa di jurnal apa. BTW kalau sumbernya dailymirror (http://www.mirror.co.uk/) mah tabloit atau koran gossip.
      Semua agar diskusi jelas.

      Hapus
    3. bener bung bisa jadi hoax

      Hapus
  36. Alquran dan Assunah sajalah
    Yang jd pedoman nya

    Ngomongin fikih tp Bkn empunya
    Memang ini tulisan tidak dihisap apa?
    pastilah d hisab

    Kalo diri kotor maka berbersihlah
    Karna solat itu untuk membersihkan diri

    Sahabt bertanya Kpd Nabi mngapa solat harus 5 kalisehari
    Jawab Nabi jika dirimu kotor lalu di depan rumahmu ada sungai yg mengalir air yang jernih lalu kamu mandi dengannya apa yg terjadi dengan mu

    Jwb maka bersih


    Maka solat yuk..
    Jadikanlah solat dan sabar sebagai penolong mu.

    BalasHapus
  37. Kalo Islam, tapi pelihara anjing, mending kalian pindah agama aja ... Krn kalian meragukan ajaran kalian sendiri ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngapain lu nyuruh orang pindah agama.. nabi aja ga pernah nyuruh orang buat pindah agama!
      gini aja mas, saya cuman percaya sama yang ada di alquran dan sudah jelas itu diturunkan dari allah swt melalui nabi muhammad.. dan congor-congor yang sok tau ga gw percayain

      Hapus
    2. pedoman hidup kita ada 2 mas ,,Al-Qur'an dan sunnah Rosulullah SAW.

      Hapus
    3. salah mas,ada tiga...belajar lagi ya...

      1.hukum diatas segala hukum-> Al-qur'an nul kariim

      2.Hadits rasulullah yang sifatnya sakhih->sakhih perawi nya melalui tahap uji yang berat tidak boleh lupa dan disampaikan lebih dari satu orang dan dua saksi laki2.

      3.Ijtihad..AKAL PIKIRAN-> babi haram,lagi kesasar di gunung ga ada makanan adanya babi jadi halal daripada mati....

      yang bilang orang islam pelihara anjing pindah agama :
      semoga Allah mengampuni dan memberikan ilmu yang lebih baik buat anda

      Hapus
  38. sekali diharamkan ya haram... ngeyelan bgt ... lo halalkan anjing berarti lo anggap sampah rasulullah saw dan abu hurairah... !!!! keluar dari islam saja kau... biar kuhunus pedang kelehermu wahai munafikun

    BalasHapus
    Balasan
    1. InsyaAllah kami bukan kaum munafikun..dan tolong istigfar..Allah tdk prnh memerintahkan umat nya untuk main bunuh sesama nya hanya krn beda pendapat

      Hapus
    2. komentar kok pada saru, Lha wonk diri sendirinya aja nggak sesuci anjing.
      @all : introspeksi diri, mas bro....
      perbaiki sikap dan perbuatan, mendekatkan diri ma ALLAH SWT.

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  39. Najis tidak bererti haram. Kalau ia, kita tidak bisa beristinjak dan wudhu serta solat setelah itu. Berfikir lah dgn rational dari menjadi emosi. Kalau hilang keimanan seseorang akibat memegang anjing dan khinzir, kenapa Allah menolong pemuda pemuda yang lari dari orang orang mushrikin yang bersembunyi di gua dengan di pertemankan anjing. Ini di kutip dari surah Al Kahfi. Bagaimana?

    Bagaimana pula dengan doktor yang harus merawat haiwan serupa ini, atau orang buta yang di benarkan menggunakan anjing? Allah menjadikan haiwan haiwan ini, ada kebaikannya. Dari segi medik, jantung khinzir sudah di gunakan sebagai 'heart transplant'. Adakah kita mau menolak sesuatu progress seperti ini? Dan Sains membuktikan bahawa anjing anjing buruan(seperti disebut disurah Al Maida), bila menggigit binatang yang telah diburu untuk tuannya, tidak mengeluarkan air liur yang seperti biasannya. Itulah mukjizat Al Quran! Didalamnya semuanya benar!

    Jangan cepat mengafirkan seseorang kerana lain pendapat. Sedangkan ulama juga terkadang berbagai pendapat dalam banyak hal. Pada pendapat saya, biar Al Quran yang penjadi pedoman.

    Hadis di tulis 200 atau 300 tahun setelah Muhammad(s.a.w). Bisa jadi ada kekeliruan dan fakta yang salah didalamnya. Kalau perkara kecil seperti ini menjadi perbalahan, bagaimana kita kaum Islam mau maju ke hadapan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agama adalah nasehat. Setiap Ayat, Baca, Terjemahkan, Tafsirkan dengan baik. Agar ummat maju dan lebih produktif

      Hapus
  40. gila,, parah betul ini yang comment.. jangan bilang seseorang itu kafir atau bukan. berkacalah pada diri sendiri. Anda bukan Allah SWT. belajarlah untuk menghargai sesuatu, alam, jangan merasa BENAR. mengingatkan boleh tapi jangan sampai menghujat.ISLAM ITU DAMAI!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju, mas bro....
      Jangan suka bilang orang lain kafir, tapi dirinya sendiri tidak tau kafir atw nggak....

      ISLAM ITU DAMAI....

      Hapus
  41. islam di indonesia bukan alquran dasarnya tapi hadis2 buatan belanda yg menyesatkan, pikir ja kalau jaman penjajahan pribumi melihara anjing smua, bisa2 belanda pada ngacir, please deh, jangan mengada-ngada. dah jelas2 anjing di alquran--pedoman umat islam sangat terhormat, malah dibilang najis dan haram. norak.

    BalasHapus
  42. Kadangkala rasa sayang terhadap anjing peliharaan melebihi rasa sayangnya terhadap anak kandung atau saudaranya sendiri. Maka sebaiknya dipelihara di luar rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang goblog orangnya tuh, jadi anjingnya gk bisa disalahin, masak anjing yg gk tau apa2 disalahin plus harus di taruh diluar cuma gara2 teori gk mutu kayak gini

      Hapus
  43. DARI PADA GW NGENAJISIN ANJING MENDING GW NAJISIN TUH FPI GOBLOG BIKIN ONAR!!
    YANG GINI BARU LU BASMI BUKAN ANJING YANG LU BASMI
    LIAT APA YANG DILAKUIN ANJING TERHADAP MANUSIA BEDA DENGAN FPI SAMA UMAT KOK DI BANTAI GOBLOG GA

    BalasHapus
  44. Haduhh...
    Gitu" pada ngga mikir apa omongan lo" pada sesuai ngga sma yng di ajarkan nabi muhammad ??
    @ yng ngomong" bego segala ...
    Jgn sok suci napa ?
    Blom tentu lo bisa masuk surga ...
    Emng ada ajaran agama islam yang membolehkan melecehkan sesama saudara ???
    Itu ajah lo udah kliatan kan ...
    Pake akal pkiran lo yee ...
    Gue juga islam tp w ngga ska kalo lo islam tp umbar" kata" yng kurang enak didenger ..
    Sama ajah lo tuh oknum yang jelekin agama lo ndiri ...
    Pke pikiran dlu klo mo ngomong yee

    BalasHapus
  45. pengen nangis liatnya. saya suka banget sama anjing tapi sayang sekali ga boleh di ajak main :( padahal kan sudah terbukti perasaan anjing itu peka dan bakalan sakit kalo sama majikannya gak diperhatiin.. kasian sekali kalo ga bisa di ajak main, disuruh jaga doang ... ahhhhhh :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahah,,, lebay banget neng,,,
      harus taat terhadap perintah Allah dan Rosul jika ingin masuk Surga ... keep spirit aja...

      Hapus
  46. hadits maupun ayat yang disitir hanya sebagian saja. Coba kita cermati teks haditsn tentang keharaman lius hanya ketika si anjing menjilat bejana. Tidak disebutkan menjilat badan dan juga pakaian. Maka dapat dipastikan bahwa kalau menjilat di bejana bara ada kenajisannya.
    kedua, saya pernah membaca bahwa di jaman nabi banyak anjing keluar masuk masjid. sumbernya masih saya lacak dulu. kalau saja anjing najis maka tidak akan dibiarkan kelaur masuk masjid
    ketiga, anjing sebagai pemburu tentu akan menggigit mangsanya bahkan nyaris mati atau mati sekalian. kalau memang air liur anjing najis kenapa hal ini diperbolehkan oleh nabi bukannya mala dilarang.
    simpulan saya, sesungguhnya anjung bukanlah hewan yang najis

    BalasHapus
    Balasan
    1. belajar belajar dan belajar lagi yaa biae ente faham.

      Hapus
  47. menanggapi tentang najisnya tubuh anjing.

    pendapat ulama tentang najisnya tubuh anjing lantaran air liur anjing berasal dari tubuhnya sangat tidak dapat dan tidak pantas diterima karena apabila kita setuju dengan teori tersebut berarti kita (manusia) juga merupakan mahluk najis, kita memproduksi air seni dan tinja yang juga merupakan najis, serta benda tersebut juga berasal dari tubuh kita, berarti kita termasuk mahluk najis apabila kita setuju dgn teori tersebut.

    tambahan, seluruh mahluk hidup dicptakan oleh Allah, Anjing adalah mahluk hidup, berarti anjing juga diciptakan oleh Allah.
    anjing dikaruniai otak yang cerdas serta sifat penyayang apabila diperlakukan baik oleh manusia sehingga dapat membantu kita, tapi kenapa anjing malah dinajiskan oleh hadist yang berasal dari manusia bukan dari Allah secara langsung seperti Al quran.

    lalu kenapa kucing yang mempunyai sifat suka mencuri, dan mengandung bakteri toksoplasma malah tidak di najiskan?
    padahal dari segi peran, anjing jelas lebih berguna bagi manusia dibanding dengan kucing?

    menurut saya sah2 saja memelihara anjing, toh juga tidak rugi

    BalasHapus
  48. Berdasarkan diskusi seru di atas, maka dapat disimpulkan bahwa:

    1. Dasar hukum anjing dikatakan najis tidak kuat (debatable)
    2. Memelihara anjing lebih banyak manfaat daripada mudhoratnya, asalkan dirawat dengan baik dan dijaga kebersihannya

    BalasHapus
  49. maaf mas, saya garis bawahi klo anjing itu najis ketika kena air liurnya,,dan bisa di bersihkan..
    jika memang anjing itu haram dan najis,,kenapa ga di musnahkan saja??bunuh anjing!!(Bukan kah itu dosa?) anjing juga ciptaan allah swt juga kan??Perlu di lindungi,,
    toh anjing sebetulnya bnyak manfaatnya,,untuk penjaga salah satunya...

    BalasHapus
  50. Miris banget liat komen2 diatas sedangkal itukah pengetahuan agama kalian? semoga Allah mengampuni dosa2 kita dan membukakan pintu hati mereka yang mengatakan anjing itu tidak najis.

    Agama: Logika dan Ritual

    Pertanyaan seperti ini memang wajar bila keluar dari orang yang tidak beragama Islam, atau dari orang yang tidak punya konsep agama dalam alam pikirannya. Sehingga segala sesuatu hanya diukur berdasarkan logika yang bersifat pisik.

    Sedangkan konsep agama, khususnya Islam, punya pola pikir yang tidak semata-mata berdasarkan logika pisik, tetapi ada beberapa logika lain yang tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang berbau pisik.

    Kalau kedua logika yang berbeda itu diadu, tentu tidak akan ada titik temunya.

    Urusan najis, apa pun bentuknya termasuk air liur anjing, adalah urusan ritual yang bersifat sakral. Tentu tidak ada kaitannya dengan pertimbangan logika dan pandangan pisik.

    Agama Islam mempunyai dua sisi tersebut, yaitu pertimbangan logika pisik dan logika ritual. Dalam bahasa yang lebih sederhana, ada wilayah rohani dan ada wilayah jasmani.

    Hal-hal yang terkait dengan wilayah ritual dan sakral, adalah daerah yang tidak bisa dijelaskan dengan logika. Di antaranyaadalah masalah bentuk-bentuk ritual peribadatan. Shalat, misalnya. Tidak ada penjelasan logis, kenapa harus 5 waktu? Kenapa harus berdiri, rukuk, sujud? Kenapa harus baca Al-Fatihah? Kenapa harus 2, 3 dan 4 rakaat? Kenapa harus menghadap kiblat? Kenapa harus suci dari najis, hadats kecil dan hadats besar?

    Karena semua itu adalah bentuk ritual, di mana Allah SWT sebagai tuhan, telah menetapkan semua hal itu. Sebagai tuhan, Dia hanya mau disembah dengan cara yang Dia inginkan dan Dia tetapkan sendiri. Semua itu maunya tuhan, bukan maunya manusia.

    Jadi semua terserah tuhan, mau disembah dengan cara apa Dia. Kita sebagai manusia, tidak punya urusan dengan semua ritual itu. Kalau tuhan menyuruh kita berdiri, maka kita pun berdiri. Kalau tuhan memerintahkan kita nungging, maka kita nungging, kalau tuhan mau kita nyungsep, maka kita pun nyungsep.

    Dan kalau tuhan bilang bahwa air liur anjing itu najis, ya kita pun memperlakukannya sebagai benda najis. Kalau tuhan mengatakan bahwa untuk membersihkan bekas air liur anjing itu harus dengan mencucinya 7 kali dan salah satunya dengan tanah, maka kita tinggal melakukannya saja. Titik dan selesai urusan.

    Sebaliknya, seandainya tuhan bilang air liur anjing itu tidak najis, suci, baik buat kesehatan, menambah tenaga, penuh berkah, bisa menambah rejeki dan melariskan dagangan, atau bisa mengobati kadas, kudis, kurap dan seterusnya, maka kita pun akan minum air liur anjing tiap haribarangkali.

    Semua terserah tuhan, apa maunya Dia dengan benda-benda ciptaan-Nya. Dia bilang haram, kita bilang haram. Dia bilang najis, kita bilang najis.

    Nah, konsep seperti ini tidak dikenal di kalangan orang tidak beragama, . atau di kalangan umat Islam yang masih saja gamang dalam membedakan mana yang sakral dan mana yang tidak sakral. Bagi mereka, ukuran najis dan tidak najis itu hanya semata-mata diukur dengan pertimbangan selera mereka sendiri. Najis adalah apa yang dirasa oleh mereka sebagai najis.

    Kalau mereka merasa bahwa sesuatu itu harus najis, maka dikatakan najis. Sebaliknya kalau mereka merasa bahwa suatu benda itu enaknya tidak dianggap najis, maka mereka pun menetapkan bahwa benda itu tidak najis. Jeleknya, ketika melihat ada orang yang mengikuti petunjuk dari tuhan bahwa benda itu najis, mereka pun mencela dan menjelekkannya. Sebagai bagi mereka, hak untuk menetapkan sesuatu itu najis atau tidak, bukan di tangan tuhan, tetapi di tangan mereka sendiri.

    Seolah tuhan tidak punya hak preogratif untuk menetapkan sebuah kenajisan. Bagi mereka -barangkali- tuhan hanya berhak untuk sekedar menciptakan alam semesta, sedangkan menetapkan hukum dan aturan ritual, serahkan saja kepada manusia. Sebab manusia 'lebih tahu' dari tuhan. Karena manusia merasa punya akal, sehingga boleh bersaing dengan tuhan dalam urusan mengatur hukum dan ritual. Naudzu billa tsumma naudzu billah.

    BalasHapus
  51. sedih....sedih banget ya allah ku.
    Kau maha Kuasa ya allah..segalanya mudah bagiMu.
    jika memang anjing cipataanMu itu hanya dijadikan hinaan bagi mereka yang belum tentu suci(bahkan tidak ada manuusia yg tak berdosa),kenapa tidak Engkau musnahkan saja semua aning2 yang ada dimuka bumiMu ini,agar kami yg menyayangi ciptaanMu yang mudah dididik,mengerti,penyayang dn tuannya(terkadang kalah sama manusia yg sulit dididik,apalagi zaman sekarang banyak manusia yg tega mbunuh anak sendiri) setia pada tuannya,lucu...jadi tidak sedih dan marah yang hanya akan menambah dosa saja.Engkau yang menciptakan hanya Engkau jugalah yg berhak memusnahkan.

    BalasHapus
  52. mending pelihara anjing drpd nabung di bank.. bunga bank riba kan, haramnya jelas di qur'an.. sy muslim tp nyimpen sm pinjem duit ke bank.. untung anjing g bs ngomong y, bs2 qt abis diledekin ma doi.. maluuu

    BalasHapus
  53. ANJING KLO MANDI KAN DENGAN CARA MENJILATI SELURUH TUBUHNYA BERARTI TUBUH SI ANJING UDAH DIPENUHI AIR LIUR NYA APAKAH KLO KITA PENGANG TU ANJING KITA GAK BAKAL KENA AIR LIURNYA/NAJIS

    BalasHapus
  54. Kalau dalam hadits diperbolehkan menikahi anak dibawah umur yang belum haid maka perbuatan itu adalah benar? hehehehe.

    -sumber hukum utama adalah alquran. titik.
    -jika tidak ada kongruenitas hadits dan alquran, maka hadits harus ditinggalkan sampai terbukti secara empiris. contoh: jika dalam alquran tidak ada pembolehan menikahi anak dibawah umur, maka jika tertera dalam hadits haruslah diselidiki dgn science. dalam hal ini social science: psikologi dan natural science: medis. Jika ia merugikan maka secara fiqh ia adalah haram. otomatis hadits tsb adalah palsu.

    Sekarang masalahnya, kalau dalam hadits atau bahkan alquran membolehkan makan tai, maka itu adalah halal? hehehehe.

    Islam itu agama fitrah, ada hal2 yang tidak perlu rujukan alquran utk mengetahuinya. apakah di alquran ada perintah atau anjuran untuk makan agar tidak kelaparan? hehehehe. gak perlu disuruh kita juga tau. apakah karena tidak ada hal keharaman tai dalam alquran maka kita perlu merujuk hadits? hahahahahaha.

    kita hanya bisa dikatakan kufur sunnah (ingkar sunnah) jika hal tersebut juga disebutkan dalam alquran. misal: shalat lima waktu. lalu kalian bilang tiga, padahal kalian bukan syiah. maka kalian udah kufur. tapi jika dalam quran tidak ada perintah shalat, maka apa gunanya merujuk hadits???

    jadi apa fungsi hadits disini? ia adalah albayan (penjelas) atau annotation atau catatan kaki. dia bukan sequel. melainkan satu dengan quran, nabi muhammad itu tidak berbicara dan berbuat atas kemauan pribadi. beliau tetap hamba allah yang mengikuti hukum quran. otomatis segala ucapan dan perbuatan beliau harus sesuai dengan quran. kalau tidak ada dalam quran, tidak sesuai dong namanya.

    apakah anjing haram? simple aja.
    ada gak di quran? gak ada.
    perlu gak ngutip hadits? gak
    jadi haram gak? belum tentu.
    karena masalah ini sudah masuk dalam ruang fiqh. maka
    sifat dari anjing itu yang harus dilihat. alquran cuma mengatakan bahwa yang disebut najis (kotor) adalah babi dan darah. tinggal kita gunakan logika, apakah anjing itu seperti babi? kenapa babi itu kotor? bagaimana dengan hadits yang mengatakan anjing itu najis? apa dulu nih yang najis, dagingnya? ludahnya? sayangnya saya tidak akan mengikuti hadits tsb kecuali saya mendengarnya langsung dari rasulullah, karena kita hidup di jaman sekarang dan tidak adanya kongruenitas dalam alquran, maka saya harus mengatakan bahwa permasalahan anjing harus diserahkan pada science. terlalu panjang untuk dijabarkan disini. kiranya mbah google lebih mampu ngejawab. saya komen disini sebenarnya terpaksa karena udah gerah melihat dan mendengar tingkah laku ustad2 kampung yang punya pikiran kadaluarsa.

    BalasHapus
  55. Mohon petuahnya gan.
    Saking khawatirnya sya akan najis dr anjing, sampai2 hanya lewat dsebelah anjing dg jarak 2-3 meter,saya merasa resah apa terkena najis tidak.padahal tak terkena kontak langsungg.mohon penjelasannya

    BalasHapus
  56. Assalamu'alaikum..
    Sya cuma mau berpendapt sdikit.
    Mgkn anjing itu haram bwt dimakan,bukan dpelihara..
    Kalo anjing liar mgkin najis,kalo anjing peliharaan blom tentu..
    Kan kasihan klo anjing peliharaan dibilang najis.klo g ad yg mau pelihara ntar dia mkn apa??kan dia g bs mkn sembarangan..
    Jgn pilih2 kasih jg,,kasihan sm anjing nya..dia jg butuh ksh syg.sama spt kucing.
    Kalo anjing liar gpp,dia jg bs cari mkn sendiri.
    Aq jd ngak tega liat anjing peliharaan dilepas trus disuruh cari mkn sendiri..kasihan bgt.
    Jd bingung ya Allah??:(

    BalasHapus
    Balasan
    1. smua hewan jg asalnya liar!!!

      Hapus
  57. YA ALLAH,,,kenapa msti ribut" toh anjing juga ciptaan ALLAH.SWT,,,Jadi yg gak suka sama anjing ya sudah,,,jgn berlebihan seperti itu,,,bnyak koq muslim yg pelihara anjing,,,dan insya allah mereka tau baik buruknya memelihara anjing,,,dan najisnya anjing kan masih dibersuhkan lhooo,,,,salam damai muslimin dan muslimah,,,,

    BalasHapus
  58. Suatu hari ada seorang (yang katanya ngaku muslim) lagi sholat maghrib, trus ada anjing masuk masjid, trus anjingnya tu menjilati kaki.
    Yang saya tanyakan bagaimana hukumnya orang yang lagi sholat tersebut????

    BalasHapus
  59. Seharusnya kita bersyukur, karena para pendahulu kita sudah menetapkan segala sesuatu dengan rinci. jadi kita tidak perlu mempertanyakan lagi kebenarannya, karena mereka tidak akan mengambil keputusan dengan sembarangan..

    BalasHapus
  60. Ian Royt as a member of Physicians Paediatrics association at Munich-Germany is hoax, even you you will not find this name in Germany.

    BalasHapus
  61. Sesuatu di nilaikan berdasarkan baik n jelekny, sm seperti kt mau masuk surga/neraka itu jg d nilai dr baik n jelekny semasa dia hdp, bnr gk all..? Jd yg pny otak timbng sndr ap jelek n manfaatny seekor anjing br ambl kesimpullan..! Jgn cm ambl k simpullan dngr dr orng2 terdahulu atau karna ego..

    BalasHapus
  62. yang enak-enak dan yang indah dilarang tuhan sebagai penguji cinta kita padanya......kalo ujian dah lulus mau apa aja di kasih...simple kan...tahan bro.....berfikir objektif....gua pencinta bintang karna dia tanda kebesaran tuhan.sperti laba2 meski tanpa di ajarkan dan hidup tanpa ortu.karna ibunya slalu mati waktu mlhrkan.dia bisa membuat jaring...ente semua.....bisa gini karna di ajari kan.....tuhan membri tanda dari hal yng kcil...

    BalasHapus
  63. Lucu liat komen2 diatas, gara2 anjing mau hunus pedang segala..eehh setan n kafir girang looh liat kita sesama muslim berantem.. :p

    Tp kalo aku lebih seneng pendapat dari
    bro ndid "ini masalah sudut pandang, jangan paksakan sudut pandang anda terhadap org lain" dan di ataspun ada keterangan kalo 4 mazhab saling mengemukakan pendapat tp toh mereka saling menghormati tuh..anehnya kok makin ke bawah makin rasis n anarkis yaa??haha

    Kawanku yg seagama,,kita ga usah mikirin anjing yg blm tentu dia mikirin kita (wkwk)..sayang waktu n otak kalian kalo cm d pake debat masalah anjing..
    Nabi uda ngasih hukum simpel,,"air liur anjing harus dibasuh 7x salah satunya dg tanah" itu biar kita ga ribet..nah kalo emang mau tau knp anjing haram,,hal pertama yg harus kalian punyai adalah HORMATI PENDAPAT ATAU SUDUT PANDANG ORANG LAIN YANG MUNGKIN BERBEDA..
    Soal mau melihara dg tujuan apa itu tserah mereka,,yg pasti nabi uda tekankan..dikasi tau uda kan?!karna memang tugas sesama muslim hanya untuk saling mengingatkan bukan memaksakan..

    Hemm kalo aku sii emang gamau ribet,,dari pada cape2 berenang lawan arus biar bs nyampe k hulu,,mending nyiapin perahu buat nyampe hilir dg selamat n sesuaikan perahu dg laju arusnya..karena agama buatku mutlak ga utk d tawar2 lg..
    Jujur aku buta agama,,sedikit sekali pengetahuanku tentang agama..so be safety aja,,dr pd banyak ngomong,,emosi,,n keliatan begonya #upss hehe..

    Nyimak lagi gan,,monggo diterusin lg yg masih mau gontot2an.. :p

    BalasHapus
  64. Assalamualaikum
    Saya hanya mencoba meluruskan, agar tidak terjadi pertikaian lebih lanjut. Dalam agama Islam, Rasulullah menjelaskan bahwa untuk menyelesaikan persoalan dalam kehidupan digunakan 3 dasar yg harus dipegang erat. Hal ini juga tercantum kok di buku agama Islam kita pas SMP maupun SMA. 3 dasar itu adalah:
    1. Alqur'an Nur Karim
    2. As Sunnah / Hadist Rasulullah SAW /Perilaku SAW yg diriwayatkan oleh sahabat-sahabatnya (karena semasa Rasulullah hidup, Beliau melarang para sahabatnya untuk mencatat apa saja yang telah beliau lakukan dalam kehidupan sehari-hari, oleh karenanya setelah beliau wafat barulah segala macam perilaku beliau mulai diriwayatkan oleh para sahabat seacara turun temurun, dan para Ulama besar yg menilai shahih/valid tidaknya suatu riwayat hadist bukanlah ustdad abal-abal, mereka adalah manusia dengan ilmu Islam yg sangat tinggi, wajib hafal dan PAHAM Al Qur'an dan ribuan hadist, jadi mereka memang orang pilihan dan bukan orang sembarangan)
    3. Musyawarah para Alim Ulama (dalam blog ini diterangkan sebagai Mahdzab para Imam besar di dunia Islam, mereka bukanlah oran sembarangan, ilmu Islam mereka jauh di atas kita sekarang ini, jadi bagi yang meremehkan para Imam ini, silahkan bandingkan pengetahuan anda tentang Islam dengan para Imam ini, apakah anda lebih baik?)

    Jika suatu permasalahan tidak tercantum penyelesaiannya dalam Alqur'an, maka kita beralih ke dasar berikutnya, yaitu As Sunnah. Jika di dalam As Sunnah juga tidak terdapat penyelesaiannya, maka kita harus beralih pada musyawarah para Alim Ulama, karena sesungguhnya mereka jauh lebih mengerti dan paham tentang Islam daripada kita.
    Jadi, kita tidak bisa hanya menjudge bahwa jika tidak ditemukan jawaban dalam Alqur'an, misal tentang keharaman sesuatu, maka hal tsb tidak haram. Kita harus melihat dasar berikutnya di As Sunnah dan musyawarah Ulama, jika terdapat jawaban di dalam kedua dasar yg lain itu, maka haruslah dipatuhi, karena itu merupakan perintah Rasullulah, yg juga berarti perintah Allah SWT.
    “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (al-Ahzab: 21)

    Jadi bagi yg berpendapat bahwa jika perkara itu tidak ditemukan dalam Alqur'an maka perkara itu tidak terlarang/diharamkan, maka disini saya coba meluruskan dgn menjelaskan ttg dasar-dasar yg harus dipegang erat oleh umat Islam, karena dari SMP hal itu sudah diajarkan di sekolah oleh guru agama Islam. Sekali lagi, kita tidak boleh hanya melihat pada Alqur'an dalam mencari solusi suatu masalah dalam agama, namun juga harus melihat pada As Sunnah dan musyawarah Alim Ulama, karena dalam As Sunnah dan muswarah Alim Ulama terdapat pelengkap maupun hal yg belum dijelaskan/disampaikan secara rinci dalam Alqur'an (karena bahasa Alqur'an adalah bahasa tinggi dan beberapa ayat jika ditafsirkan sangat bersifat umum, maka perlu perincian yang jelas mengenai ayat yg bersifat umum tersebut agar dapat dipahami oleh seluruh umat Islam, oleh karenanya lah As Sunnah dan musyawarah Alim Ulama ada sebagai dasar-dasar dalam Islam, yakni sebagai perinci dan penambah pemahaman diantara beragam keambiguan).

    Sekian, semoga bermanfaat.
    Wassalamualaikum.

    BalasHapus
  65. Muslim memang dilarang kritis terhadap agama apalagi pada nabinya. Alasan yang sebenarnya mengapa Muhammad membenci anjing adalah menghalangi mereka mencuri di masa awal hijrah ke Madinah.
    Pada waktu itu Muhammad dan para muhajirin sangat kere, karena tidak bawa apa-apa ketika kabur dari Mekkah. mereka juga tidak punya keahlian apa pun untuk mencari nafkah. Oleh karena anjing menghalangi Muhammad cs mencuri, maka Muhammad menyuruh para pengikutnya membunuh semua anjing di Madinah (Sahih Muslim, Book 10: 3809-3811).
    Kemungkinan besar Muhammad pernah digigit anjing hitam, yang tidak kelihatan datang menyerang di malam gelap. Lalu dia katakan anjing hitam adalah setan. Begitu asal-usul kebencian Muhammad pada anjing.
    Omongan Muhammad lainnya mengenai anjing hanyalah omong kosong, dalih atau kamuflase.
    Itu lah geblegnya muslim, pencuri dipercaya dan diakui adalah nabi. Sedang nabi lain tidak ada yang membenci apalagi membunuh anjing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. EH LU ANJING!!!! KALO LU BUKAN MUSLIM. LU GA USAH IKUT CAMPUR URUSAN MUSLIM. LU URUS AJA AGAMA BOBROK LU!!!

      Hapus
  66. miris banget gara2 ngebela guguk sampai ada yg bilang rasulullah itu pencuri :(.. MUSLIM MASA SEKARANG DAN MASA DEPAN adalah UMAT NABI MUHAMMAD bukan umat nabi lainnya (KECUALI BUKAN MUSLIM). mau ngebelain si guguk sampai ngebelah lautan *kalaubisasih* yang namanya perkataan dan perbuatan rasul yang diriwayatkan para sahabat dan itu shahih wajib kita teladani. lha wong perkataan nabi dan perbuatan nabi itu baik semua. masa iya nabi menjerumuskan umatnya, mau perkataan nabi dan perbuatan nabi itu di ucapkan dari ribuan tahun yang lalu tetep aja rasulullah itu panutan dan teladan. mau sudah ada vaksin kek enggak kek kalau sudah di bilang najis ya najis (BAGI YANG MUSLIM). kalau yang bukan muslim ya sah-sah aja (MUNGKIN).. buat yang muslim yang suka sama si guguk ini (termasuk saya) selucu, sepintar, sebersih, sesehat apapun tetep aja najis :( . mau bilang kenapa Allah ciptakan kalau hanya untuk di musuhi? HALOOOOOOOOWWW yang nyuruh musuhin guguk juga gak ada? najis euy najis.

    cari aman saja, babi, anjing atau apa saja yang bagus, baik, lucu, ngegemesin, bikin senang yang tidak di perbolehkan dalam islam itu ujian untuk semua muslim untuk taat kepada Allah mematuhi perintahNya Menjauhi Larangan NYa. Allahkan memerintahkan untuk mengikuti Rasullullah ya ikutilah kalau kita taat pada Allah. sesungguhnya Allah itu sudah kasih tanda bagi kaum yang berpikir. makannya manusia di beri akal supaya berpikir. jaman sekarang ini sebagian umat islam lebih mengikuti pembenaran diri sendiri dari pada kebenaran yang sesungguhnya. pantes pas Rasulullah mau meninggal yang di ucapkan "Ummati.. Ummati (umatku)" lha wong umat beliau setelah meninggalnya beliau kelakuannya gitu :( saling serang satu sama lain.

    dunia ini sementara kawan, akhirat itu kekal. ngana semua yang muslim mau hidup enak di dunia yang sementara atau hidup enak di akhirat itu pilihan masing-masing. yang jelas sudah diberitahu caranya agar hidup enak di akhirat. yang masih ngeyel ya resiko tanggung sendiri-sendiri noh.. hahahahaa
    mau jauh-jauhan sama guguk di dunia, apa satu surga sama guguk di akhirat hayoo?? (katanya kan guguk ada di surga) :P

    kewajiban sesama MUSLIM itu saling mengingatkan. kalau udah di ingati tapi cueks ya resiko tanggung sendiri
    masih banyak yang lebih urgent dari pada guguk :')


    salaaamm
    muslimah belajar taat :p

    BalasHapus
  67. menurut saya, kita semua termasuk saya lebih baik berilmu dulu baru beragama, daripada beragama baru berilmu jadinya sesat, karena agama tanpa ilmu adalah sia-sia

    BalasHapus
    Balasan
    1. berilmu (menuntut ilmu) itu mulai dari lahir sampai ke liang lahat, jadi kalo berilmu dulu (sampai ke liang lahat), jadi kapan beragamanya?? kalo sudah di liang lahat??

      Hapus
  68. Yg koment kebanyakan oran2 liberal, sok pinter, mengingkari hadits, jahil tapi merasa lebih berilmu dari ahli hadits, berlagak sbg ahli tafsir, menafsirkan alQuran seenak otaknya sendiri. Pengikutnya ulil *bsor absor abdollo

    BalasHapus
  69. wuah, blognya bagus sekali kaka, informatif banget..

    BalasHapus
  70. Saya rasa ini tergantug dari bagaimna cara pandang kita trhdp suatu hal, okelah kalau ada yang mngatakan Anjing itu tidak najis, itu pendapat Si A misal. tapi kalau ada yng mngatakan Anjing itu najis, misal pandapat si B , itu juga gak apa, Intinya semua yang d sabdakan oleh Rasululloh itu pasti ada hikmahnya. Jangan hanya karena maslah trtentu, kita sebagai umat islam terpecah belah. oleh sebab itu, hendaknya kita senantiaasa berdoa kpd Allah Subhanahuwataallah agar diberikan hidayah dan taufik-Nya, ditujukan pd jalan yng lurus dan dijauhkan dari segala kemungkaran

    BalasHapus
  71. thanks banget nih gan, postingannya sangat membantu sekali. saya bakalan sering nih berkunjung kemari... mantap

    BalasHapus
  72. Finally i got the answer.. even i really love dog so much.. aturan tetep aturan

    BalasHapus
  73. assalamu'alaikum wr.wb
    setelah saya membaca semua komentar - komentar dia atas tentang najisnya air liur anjing. ternyata seru juga...
    memang di dalam al-qur'an anjing tidak ada di jelaskan apakah hewan tersebut najis atau pun haram... tetapi di dalam sunnah nabawiyah ada hadits Rasulullah yang mengatakan bahwa air liur anjing itu najis. itu jika dilihat secara fiqh! bahkan ahli kesehatan pun mengatakan bahwa dalam air liur anjing itu terdapat virus - virus yang berbahaya bagi kesehatan manusia, tapi kita lihat lagi dari manusia tersebut apakah dia memiliki antibodi yang kuat dari serangan - serangan virus - virus tersebut. mungkin kalau dilihat dari hadits tersebut dimana rasulullah mengatakan bahwa air liur anjing itu najis kita di suruh sebisa mungkin untuk menghindari terkena dari air liur tersebut, dan jika ingin menyentuh anjing ya kalau bisa gunakanlah pelapis kulit agar tidak terkena bagian - bagian tubuhnya yg mungin dikhawatirkan terdapat najis atau terkena virus. nah untuk masalah haramnya anjing memang di dalam al-Qur'an dan hadits tidak dijelaskan. wallahu'alam... mungkin yang menyebabkan dia haram untuk dimakan adalah karena dia mungkin termasuk hewan yang memiliki taring dan termasuk hewan yang buas. karena ada beberapa hewan yang halal di makan dan haram dimakan, teman - teman bisa baca hadistnya lagi. jadi masalah air liur anjing najis itu sudah jelas di terangkan dalam hadist. tapi bagi teman - teman yang memang suka memelihara anjing silahkan tidak ada larangan, dengan syarat ketika teman - teman akan melakukan sholat atau ibadah teman - teman wajib hukumnya suci dari segala jenis najis. wassalam..

    BalasHapus

Yang Gak jelas boleh ditanyakan, atau mau punya sanggahan silahkan atau pendapat lain, Monggo di kasih komentar..:D.

Info Singkat

Susu memiliki kandungan gizi yang hampir sempurna,,, Bahkan untuk vitamin larut lemak (A,D,E,K) semua terkandung dalam susu, dan semua vitamin yang ada pada bahan makanan lainnya telah terforifikasi ke dalam susu.