Minggu, 17 Januari 2010

Tips Melawan Serangan Demam Berdarah

Gizi dan Kesehatan ,diet,konsumsi makanan, konsultasi, tips dan trik kesehatan,



Demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit febril akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas)dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti.
 
DBD (DEMAM BERDARH DENGUE) pada bulan ini melukan serangan yang lumayan membahayakan kondisi kesehatan kita. pasalnya ada 3 kasus di kota penulis (Palangka Raya) yang telah jadi korban Enemy si Demam Berdarah tersebut, tidak ada yang bisa disalahkan, penyebnya antara 2 faktor yaitu Si Korban dn Si pelaku kesehatan. jika usaha kedua-nya sudah benar-benar dilakukan, yang jadi pertanyaan adalah mengapa demam berdarah masih tetap mengancam kondisi kesehatan kita, pakah usaha pencegahan begitu sia-sia? usaha pencegahan DBD seperti contoh dibawah ini :

A. Si Korban (Masyarakat).


Seperti iklan di televisi-televisi yang merupakan usaha dari si Pelaku usaha kesehtan, kita sering disarankan untuk melakukan 3M (Menutup,Mengubur, dan usaha tersebut sepertinya cukup ramah dan mudah untuk diterapkan. ada juga yang menggunakan obat khusus untuk mengusir jentik-jentik nyamuk yang membawa DBD.


B. Si Pelaku Usaha Kesehatan.

Usaha depkes Palangka Raya dirasa sudah sangat Optimal, seperti halnya pengasapan terhadap daerah endemik DBD, selin itu penyuluhan-penyuluhan lewat mediapun sudah optimal dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.


Namun mengapa DBD Masih tetap menelan korban berikutnya...???
Berikut ini penulis akan memberikan sedikit tips jika anda sudah melakukan beberapa penanganan seperti diatas, tips ini penulis dapatkan dari media televisi ketika melihat berita mengenai DBD dan metode penanganan ke - 2 setelah usaha penanganan pertma dirasa optimal. berikut tips-nya:


a. Evaluasi Ulang Pencegahan.

 Jangan Mudah puas dengan usaha 3M yang anda lakukan, selalu merasa was-was dan melakukan evaluasi kembali terhadap lingkungan anda,, apakah masih ada Genangan air yang menyebabkan jentik-jentik nyamuk tumbuh dengan subur, atau  masih ada barang-barang bekas yang belum sempat dibuang ke tempat pembuangan sampah.


b. Ingatkan Tetangga Kita.

Walaupun mungkin usaha 3M sudah optimal anda terapkan di lingkungan rumah anda, namun apabila Jentik tetap masih tumbuh subur di Genangan air tetangga, anda masih dapat terkena DBD akibat ulah tidak bersihnya lingkungan tetangga kita, Kiat yang paling tepat adalah dengan MENGINGATKAN kepada tetangga PENCEGAHAN DBD tersebut agar masing-masing kelurga antara anda dan tetangga tidak terserang DBD.


c. Gunakan Obat Oles anti Gigit nyamuk



Ya,, ini sering jug dilalaikan, ternyata pencegahan yang langsung menjurus kepada  GIGITAN NYAMUK adalah mencegah agar kulit tidak tergigit Sinyamuk, salah satu cara yang tepat adalah menggunakan obat oles anti gigit nyamuk.
hal ini juga bermanfaat jika anda sedang tidak pada lingkungan yang bebas dari nyamuk. gunakan kapanpun anda merasa was-was apabila tergigit oleh Agent pembawa DBD. gunakan pagi dan sore hari agar kulit anda tetap terbebas dari gigitan nyamuk. jangan lupa awasi anak anda dan pemberian Vaselin anti oles juga diterapkan sebelum si buah hati berangkat sekolah.


Demikian adalah sedikit share dari pemilik blogg ini semoga, pembaca sekalian terhindar dari gigitan si nyamuk nakal pembawa wabah DBD. jika anda mempunyai tips lain anda boleh menuliskan komentar anda pada kotak komentar yang sudah disediakan dibawah blog ini,, semoga bermanfaat. Terimaksih

9 komentar:

  1. wah sebuah informasi yang bermanfaat mas, buat mengurangi dampak dari nyamuk ini ;)

    BalasHapus
  2. Oke,,,semangat atasi demam berdrah,,dari kita untuk kita,,,,tanks kunjungnnya...

    BalasHapus
  3. Demam berdarah tapi gak demam ada ya mas?

    BalasHapus
  4. Hehehehe Mas Ariwolu iso ae...yo pasti demam cah,,,gkgkgkgk

    BalasHapus
  5. Hmm...bermanfaat sekali artikelnya mas alief..pandai-pandai kita menjaga anugerah berupa kesehatan ini....

    salam hangat

    BalasHapus
  6. Sepertinya wabah demam berdarah ini masih terus memakan bayak "Korban". Satu demi satu korban berjatuhan tak kenal ampun.

    Mungkin ada baiknya kita lebih instropeksi diri aja dah. Jangan menyalahkan keadaan. Ini tidak meyesaikan masalah justru menambah masalah kian besar.

    Ayo kita mulai dari yang terkecil misalkan ayo kita sama-sama "Menjaga lingkungan kita agar tetap bersih". Ini sudah termasuk pencegahan datangnya wabah demam berdarah.

    Lam kenal

    Iklan Baris

    BalasHapus
  7. Sepertinya wabah demam berdarah ini masih terus memakan bayak "Korban". Satu demi satu korban berjatuhan tak kenal ampun.

    Mungkin ada baiknya kita lebih instropeksi diri aja dah. Jangan menyalahkan keadaan. Ini tidak meyesaikan masalah justru menambah masalah kian besar.

    Ayo kita mulai dari yang terkecil misalkan ayo kita sama-sama "Menjaga lingkungan kita agar tetap bersih". Ini sudah termasuk pencegahan datangnya wabah demam berdarah.

    Lam kenal

    Iklan Baris

    BalasHapus

Yang Gak jelas boleh ditanyakan, atau mau punya sanggahan silahkan atau pendapat lain, Monggo di kasih komentar..:D.

Info Singkat

Susu memiliki kandungan gizi yang hampir sempurna,,, Bahkan untuk vitamin larut lemak (A,D,E,K) semua terkandung dalam susu, dan semua vitamin yang ada pada bahan makanan lainnya telah terforifikasi ke dalam susu.